Gardening,  Lifestyle,  Microgreen

Penyiraman Microgreen: Spray vs Siram biasa

 

Bagaimana sih cara menyiram microgreen?

Penyiraman Microgreen juga ternyata mudah.

Disini akan membandingkan dua cara: menyiram dengan air biasa dan menggunakan spray.

Siram biasa

Menyiram dengan siraman air biasa benefitnya lebih cepat, jika membutuhkan air yang banyak, apalagi saat membasahi media tanam. Juga saat melihat tanah yang kering. Tapi pun ini sangat jarang, karena tanah yang  digunakan sangat sedikit (shallow).

Namun, saat menyiram seringkali tanahnya malah jadi berantakan karena debit air yang besar. Jika tidak hati-hati sering membuat tunas-tunas yang baru tumbuh tidur lagi di tanah. Jadi terlihat rusak tanamannya.

Benefit: cepat, air banyak

Kekurangan: sering menimpa tunas-tunas yang baru tumbuh, suka kelebihan air

 

Spray

Penyiraman Microgreen bagusnya di semprot dengan spray, supaya air biasa merata tanpa harus merusak tunas-tunas yang baru tumbuh.

Spray yang bisa digunakan juga bisa bekas spray apa saja. Isi 100ml di botolnya cukup untuk beberapa kali penyiraman. Pokoknya mendaur ulang apa yang ada.

Benefit: penyiraman merata, lebih gentle ke tanaman, bisa lebih mudah mengatur jumlah air yang di butuhkan

Kekurangan: Spray nya juga jangan terlalu kencang

Lalu enak pakai yang mana?

Dua-duanya!

Kenapa? Karena mereka melengkapi satu dan lainnya.

Saat mau membasahi media tanam, membutuhkan banyak air. Jadi lebih mudah menyiram tanpa spray.

Setelah menyebar benih dan menutup dengan tanah, spray tanah dengan air nutrisi.

Tiap pagi semprot spray untuk perawatan Microgreen nya.

Ini dapat dilakukan sampai masa panen.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *