Kenapa menanam Microgreens
Gardening,  Lifestyle,  Microgreen

Kenapa menanam Microgreens?

 Kenapa sih nyoba menanam microgreens? 

Jadi, ini semua berawal dari pencarian beli sayur online di Instagram.
Banyak sekali akun Instagram yang nawarin beli online, tapi saya ingin mencari yang dekat dari rumah. Tapi sayangnya, kebanyakan toko online tersebut jauh. Selain itu, harga ongkir gosend nya lebih besar dibanding harga sayur.
Kemudian setelah follow beberapa akun, muncul suggestion akun @homey.microgreens (kalian boleh cek akun ini untuk informasi lebih lanjut). Disitu saya liat banyak sayur kecil-kecil dan masih tunasan kok bisa dijual ya? Nah dari situ saya mulai cari-cari tentang microgreens ini.

Microgreens adalah tanaman yang muda, atau tunas. Mereka di panen sekitar 7-14 hari sejak penyemaian benih. Tingginya paling hanya 2.5cm-7.5cm. Microgreens biasanya dibuat garnish/pemanis makanan ataupun untuk salad dan memiliki rasa yang bermacam-macam.
Karena saya senang cari buku online dari google play book, saya cari buku tentang microgreens untuk mendapatkan informasi lebih lengkap. Lalu saya mendapatkan buku ini:

Year-round Indoor Salad Gardening by Peter Burke 

Buku ini banyak menjelaskan bagaimana menciptakan kebun indoor dan menghasilkan sepanjang tahun.

Kok bisa?

Terdengar menjanjikan banget ya.

Idenya adalah: Indoor dan Sepanjang tahun.

Indoor 

Tidak semua orang punya halaman buat di tanam tanaman sayur. Sedangkan untuk menanam sayuran, kita butuh cahaya matahari yang cukup untuk menanam.

Tapi hampir semua orang pasti punya jendela di rumahnya. Disini dijelaskan hanya butuh jendela, yaitu sedikit matahari saja untuk menanam. Enak kan?

Microgreens bahkan di tumbuhkan di ruangan gelap saat dua hari atau sampai empat hari menurut buku ini, agar benih lebih cepat tumbuh. Kalau berkebun biasa mungkin tidak bagus karena nanti tanaman jadi etiolasi. Tapi ini malah membuat tanaman lebih tinggi jadi lebih bagus untuk dimakan (mungkin karena jadi lebih besar bentuknya).

Sepanjang Tahun 

Penulis ini, Peter Burke, tinggal di daerah yang memiliki musim dingin. Walaupun saya belum pernah ke tempat bermusim dingin, , saya bisa membayangkan sulitnya untuk menanam sayuran saat winter. Dengan menanam microgreens ini, penanaman bisa dilakukan sepanjang tahun.  

Di Indonesia, kita diberkahi hanya dua musimHarusnya lebih mudah lagi kan. 

Kenapa microgreens bisa di tanam sepanjang tahun? Karena suhu di ruangan lebih terjagadan hampir pasti tumbuh dari benih ke kecambah. Lalu kita tidak perlu menunggu sampai tanaman dewasaTinggal panen saja saat daunnya mulai terlihat besar. 

Selain dua faktor tersebutbuku ini juga menyebutkan kita dapat menanam setiap hari. 

Kok capek ya setiap hari? 

Sebenernya tidak terlalu melelahkanMenanam microgreens bisa dilakukan dengan cepat. 

Ambil tray, isi tanahbasahi tanahsebar benihtutup benihsemprot tanahtutup. 

Cepat kan? Paling lama mungkin 15 menit. 

Ditambah menyiram yang lain mungkin jadi 20 menit. 

Kenapa sih mesti tiap hari? 

Supaya setiap hari bisa ada yang dipanen tentu nya. 


Dan masih banyak lagi alasan kenapa ingin menanam microgreens, misalkan bentuknya yg indah (pemanis hidangan)bisa membuat kompos dari sisa tanah dan akarmencoba berbagai macam rasa barudan juga bisa menanam ke tanaman dewasa jika ada tunas yang bagus untuk di tanam di pot.  

Secara personal saya ingin mencoba menanam sebagai hobi dan mencari cita rasa baruSaat saya masih di Bali, saya pernah ke café yang menjual salmon bagelKemudian ada si microgreens yang cantik itu. Pas saya makankok rasanya enakRasanya menambah nafsu makan salmon bagel tersebut jadi lebih nikmat. 

Salmon Bagel

Saya baru mencoba beberapa jenis benih sajaSaya masih mencari benih microgreens yang pernah saya makan tersebutSemoga nanti bisa menemukannya seiring mencoba banyak benih baru yang ditanam yaa.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *