Gardening,  Hydroponic,  Lifestyle,  saturday:story

Panen tiap hari?

Panen setiap hari untuk kebun rumahan? Bisa ya?

Sudah hampir dua bulan mencoba kembali hidroponik.
Awalnya sih gak pernah mikirin bagaimana cara panen tiap hari.
Yang ku lakukan hanya menyemai benih tiap Minggu, kira-kira 18 benih, atau sesuai dengan kapasitas rockwool. Kadang malah lebih, aku semai lagi di tengah Minggu.

Minggu ini, sudah 4 hari panen terus, kecuali hari Kamis karena kami memutuskan untuk memasak sayur sup ayam.

Senin – Panen bayam hijau
Selasa – Panen Pakchoy
Rabu – Panen bayam batik/bayam belang
Jumat – Panen kangkung serimpi (ini panen kedua, kangkung nya sudah tinggi lagi bahkan merambat ke mana-mana haha)

Hasil Panen Dwitya.com
Berbagai macam hasil panen di rumah

Sabtu ini masih ada sisa kangkung.
Dan untuk Minggu, masih ada Sawi Fun Jen siap di panen. Mereka sudah lumayan besar ♥️
Selada juga masih ada, tapi sepertinya akan di panen Minggu depan saja. Karena masih kurang banyak daun nya.

Kok bisa panen tiap hari ya?


Jadi yang ku lakukan selain semai seminggu dua kali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti:

  • Berapa banyak kita makan sayuran selama seminggu. Kalau aku sekeluarga ada tiga orang. Aku, suamiku, dan anak ku, tapi dia masih bayi dan tidak begitu banyak makan sayuran. Kalau sudah tau, dalam seminggu itu kita semai sebanyak kebutuhan.
  • Membagi waktu semai dalam seminggu. Kalau aku cukup dua kali, maksimal. Satu lapis Rockwool 2 cm an kira-kira dapat 18 lubang. Kalau bisa semai dua kali sudah cukup sih, bisa dapat 36 lubang berarti ya haha.
  • Semai berbagai macam sayuran. Sayuran yang aku tanam itu bermacam-macam. Supaya tidak bosan selama seminggu itu. Tapi biasa nya aku bagi menjadi beberapa jenis tergantung ppm.
    Sayuran daun seperti kangkung, bayam, sawi, Pakchoy itu bisa satu ppm haha. Aku pakai takaran 7ml per satu liter. Kira-kira 1200an ppm.
    Kalau mau selada pakai 5ml per satu liter. Kira-kira 800 ppm.
    Tapi keluarga kami jarang makan selada. Gatau mau dimasak apa haha. Jadi kami cuma menanam satu bak aja.
    Beberapa jenis yang kami tanam adalah: kangkung, bayam (batik, merah, hijau), Pakchoy ijo, Nai bai, fun jen, Pakchoy merah, Pagoda/Tatsoi, Selada grand Rapid, Kale dan Caisim. More to come (belum tanam) seperti Pakchoy putih, Samhong king, Samhong jade, kailan, apalagi ya? Haha lumayan kan sudah banyak jenisnya supaya gak bosen makan sayuran.
  • Siapkan bak hidroponik wick ataupun sistem hidroponik yang cukup. 36 lubang seminggu? Nah loh banyak banget. Karena satu bak bisa 9 lubang, itu bisa jadi empat bak dalam seminggu haha. Hmm aku gak punya sebanyak itu sih. Sekarang aku cuma punya 4 bak untuk sayuran daun 9 lubang, 2 bak 6 lubang, 1 bak untuk kangkung, 2 bak yang belum pernah dipake, 1 sistem nft dinding 23 lubang, dan nft yang pakai lampu ada 30 lubang. Ada lah ya 100 lubang. Well, aku gatau ini cukup apa ngga, let’s see.
  • Jangan lupa mencatat tiap kali kamu semai ya! Dan juga kapan pindah tanam ke bak atau sistem hidroponik. Ini bakal jadi catatan yang penting untuk menentukan kapan panen. Tapi, mungkin kalo kamu udah bisa liat seberapa besar tiap panen, kamu gak perlu catat. Tapi buat ku.. catatan itu penting haha. Aku catat di kalender hape. Jadi bisa ngitung dengan mudah sudah berapa Minggu umur tanaman nya. Selain itu, aku juga catat di buku supaya bisa lihat dengan mudah.
  • Hitung masa panen tanaman. Untuk sayuran kangkung itu bisa lebih cepat. Kalo yang lain aku patok 30 hari setelah pindah tanam. Boleh aja kok kurang dari itu, bebas. Asal di hitung aja. Jadi.. apa yang kamu semai hari ini akan kamu makan paling cepat bulan depan.
    Minggu ini aku kalap semai pakcoy merah sampai 27 lubang. Ngebayangin bulan depan pakcoy merah terus. Belum lagi aku gatau rasanya kaya apa hahaha. Semoga enak ya.

Sisanya.. semangat terus aja untuk menanam. Memakan hasil panen sendiri itu.. nikmat sekali.

Konsistensi adalah koentji 👌

Setiap hari juga bikin semangat loh melihat pertumbuhan tanaman. Mereka bertumbuh dari hari ke hari.

Semoga bermanfaat ya kawan ♥️

Happy farming 👩‍🌾

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *